Pameran Poster “Exploring Root of Identity”

poster-roi

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Karya-karya desainer grafis Indonesia pada Pameran Poster “Root of Identity” (sesuai urutan abjad):

gde_bagus_udayana

Berawal dari akar tradisi Budaya berkembang dalam dunia modern jiwa Kebudayaan Bali akan tetap membara. Modern dan tradisional sekarang digabungkan di Bali, sehingga Bali masih tetap bertahan dengan akar Budaya, Masyarakat Bali merayakan kehidupan dengan cara yang unik di tengah Era globalisasi sekarang ini. Itulah vibrasi yang membuat Bali selalu istimewa dalam dinamikanya. Ilustrasi Fotografi yang digunakan, dengan latar belakang hitam putih menjadikan dasar bawah jaman dulu dimana belum adanya foto berwarna, sedangkan jaman sekarang sudah kenal dengan foto berwarna ditandai dengan berwarnanya orang yang berpakaian topeng tersebut. Tambahan ilustrasi ornamen di bagian bawah merupakan ciri dari ornamen Bali sebagai identitasnya sehingga dapat memberikan pesan terhadap khalayak ramai.

> A.A Gde Bagus Udayana

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

posterFKI.cdr

Kami bukan bangsa tukang klaim. Melalui proses berabad, kebudayaan Jawa mengadopsi dan mengembangkan huruf Abugida Pallawa, yang berkembang menjadi tulisan Kawi, hingga menjadi tulisan Jawa. Proses ini menjadi sebuah nilai filosofis yang diajarkan Ki Hajar Dewantara sebagai konsep memperhatikan, menciptakan simulasi, dan berinovasi. Inilah identitas bangsa, sebagai cikal bangsa yang maju.

> Adi Nugroho

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

arif_PSA

Poster BATAS SUCI secara eksplisit memvisualisasikan beberapa sandal yang terserak di lantai sebuah mushola dan di ujung lantai bertuliskan BATAS SUCI, visual ini adalah pemandangan yang jamak kita temui pada waktu sholat. Ide poster ini ingin menunjukkan betapa tak ada yang lebih tinggi derajatnya selain Tuhan Yang Maha Kuasa. Semua manusia adalah sama di hadapan-Nya. Itulah mungkin bangsa Indonesia yang harus merasa beruntung karena begitu menyadari posisinya sebagai makhluk yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa.

> Arif PSA

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

ayip

Akar sejarah, silsilah, kekayaan dan semua seisi Nusantara adalah alasan yang sulit terbantahkan sebagai jati diri bangsa yang besar. Mengurus dan memberdayakan itu semua saja sangat membingungkan harus memulai dari mana. Untuk mewujudkannya haruskah ada lembaga baru yang lebih serius? Yang terbayang adalah komitmen terhadap pendidikan yang membangun mentalitas.

> Ayip

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

JATI DIRI identitas

Sebagai insan yang ada di Jawa, maka ada baiknya kita mulai dengan melihat pada budaya yang ada pada sebuah obyek tradisional. Keris sebagai sebuah karya tradisional Indonesia dengan berbagai pesan baik yang tersirat atau tersurat merupakan hal yang menarik untuk dipelajari. berbagai makna yang tersirat akan lebih bermanfaat jika dipelajari dengan baik untuk pengembangan jati diri bangsa.

> Bayu Widiantoro

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

danu_widhyatmoko

Di mana kita berpijak di situlah awal pencarian identitas mesti dimulai. Lalu semakin mendalam, mengurai tiap serpih muatan lokal yang ditemui. Dan bila saatnya serpih muatan tersebut telah pantas untuk kita sebut sebagai identitas, tiba waktunya untuk kita sebarkan sepenuhnya ke seluruh pelosok dunia.

> Danu Widhyatmoko

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

dodi_nursaiman

Identitas merupakan kumpulan, identitas adalah keutuhan, kelengkapan dari sebuah identitas menjadikan kita dapat memainkannya dengan berbagai cara apapun. Layaknya satu set kartu, jika kartu tersebut lengkap maka satu sama lain dapat berinteraksi untuk saling melengkapi dan menjadikan permainan lebih menarik, tetapi jika salah satu kartu itu tidak ada, bukan hanya tidak menarik melainkan tidak akan pernah memulai permainan. Berarti jika identitas tidak lengkap, identitas pun tidak akan pernah terungkap.

> Dodi Nursaiman

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

ehwan_kurniawan

Diilhami dari perjuangan Raden Saleh yang lukisannya diakui di negara Eropa sebagai karya masterpiece pada awal abad ke 20, dengan semangat tersebut saya mencoba membuat poster tentang penjelajahan budaya Indonesia yang kaya dan beragam ini untuk menemukan jatidiri bangsa indonesia melalui budayanya yang bisa memberikan kemajuan bagi rakyatnya untuk ditekuni, bisa menjadi profesi yang membanggakan bagi lingkungan dan sebagai sebuah bangsa yang berbudaya tinggi untuk dikembangkan oleh generasi selanjutnya.

> Ehwan Kurniawan

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

eka_sofyan

Identitas adalah proses pembentukan jati diri yang terus menerus dilakukan. Proses pembentukan identitas memerlukan kreativitas. Bangsa kita punya banyak kreator. Mudah-mudahan dengan terusnya mereka berkreasi akan makin terbentuk identitas Indonesia yang solid. Yang jangan dilupakan; bahwa dalam proses dan wujudnya, eksplorasi identitas ini harus dapat terus bermanfaat, saling mendapat manfaat, santun, manusiawi dan bijaksana. Jangan mengawang-awang, ingat untuk selalu membumi menjejak tanah.

> Eka Sofyan Rizal

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Gauri_Nasution

Perkembangan teknologi komunikasi dan telekomunikasi yang sangat pesat telah membetuk peradaban baru. Peradaban baru ini telah mempengaruhi sendi-sendi budaya kita. Dialog verbal dengan tatapan mata, jabat tangan dan bahasa tubuh makin jarang terjadi, semua melalui ’saluran’ komunikasi/telekomunikasi: telepon, selular, internet : e-mail, chating dan lainnya. Apakah situasi ini akan merubah kebudayaan kita? Pasti! Namun kita harus menyadari bahwa kebudayaan kita bukanlah sesuatu yang “mati”. Kebudayaan kita tetap “hidup” dan akan terus berkembang dengan batas yang tanpa batas, dalam menyikapi perubahan ini!

> Gauri Nasution

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

hariadhi

Permainan tipografi dan psikologi gestalt untuk menunjukkan bahwa Indonesia terdiri dari campuran berbagai budaya, suku, dan bahasa. Nama-nama suku disatukan menjadi sebuah kata Indonesia. Yang dikagumi oleh bangsa lain terhadap negara ini adalah keberagaman. Hanya dengan menghormati ciri khas masing-masing kita bisa menjadi hebat. Penyeragaman kepada satu motif saja atau satu kesenian saja, hanya akan menimbulkan rasa tidak senang dan antipati dari yang lain. Karena itu kita harus menumbuhkan kembali semangat toleransi, keberagaman, dan kesetaraan.

Poster ini juga dilanjutkan dengan online campaign “Indonesia: Unity in Diversity” di Facebook dan di blog (http://unityindiversity.asia). Pesertanya bebas menyumbangkan ingatannya masing-masing mengenai Indonesia.

> Hariadhi

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

henricus_Oey_Hian_Bouw

Oey Hian Bouw a.k.a Henricus Kusbiantoro
Ada dua momentum yang cukup bersejarah dan mengharukan bagi saya di tahun 1999. Pertama-Karya tipografi set yang saya rancang bernama Batik Kawung-Brockmann diaplikasikan dan digunakan di Paviliun Indonesia Expo Hannover Germany 2000. Kedua-Keluarga dari sisi Ayah (Witono) dari Marga OEY memperingatkan 9 generasi turun temurun kedatangan leluhur dari Daratan Tiongkok ke Nusantara, tepatnya Cirebon. Berarti ada kurang lebih hampir 300 tahun kami menetap di Pulau Jawa. Kedua momentum ini-kini hadir… bagi Anda di hadapan Anda sebagai saksi sejarah Keluarga OEY / Witono di tanah air.

> Henricus Kusbiantoro

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

herdiyanto

Tidak akan ada satupun manusia di muka bumi ini yang memungkiri bahwa hadirnya di dunia karena perjuangan seorang Wanita Mulia. Dengan tulus seorang Wanita Mulia selalu berusaha menjadi sosok yang menenangkan dan selalu di agungkan. Wanita Mulia yang mempunyai intuisi tulus untuk menyelesaikan segala masalah buah hatinya semata-mata hanya agar sang buah hati bahagia, walau nyatanya memang manusia tidak selalu bahagia. Manusia mempunyai sifat dasar untuk selalu bergerak dan berusaha berubah lebih baik. Mencari sebuah nilai-nilai lain untuk melengkapi hasrat memenuhi segala kebutuhan. Segala usaha pencarian mempengaruhi pembentukan identitas diri seorang manusia (buah hati), oleh Wanita Mulia dengan segala intuisi tulusnya berusaha membantu membentuk sang buah hati(manusia) agar dapat menjadi lebih baik dalam memenuhi segala hasrat dasar kemanusiaannya. Wanita Mulia itu adalah ibu…. Mama, ibu, ‘nyak, mami, emak, umi, mom, mother… apapun mereka disebut mereka tetap mulia.

> Herdiyanto

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

POSTER PAPERINA AKSARA.indd

Unifying Spirit Aksara
Terinspirasi oleh aksara-aksara kuno dari beberapa daerah di Indonesia, poster ini mengkomunikasikan suatu konsep dimana kita dapat menganyam masa depan kita bersama sebagai satu bangsa Indonesia dengan berbagai keanekaragaman yang ada.

> Hermawan Tanzil

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

hermawan_tanzil_humanflag

Human Flag (One Globe One Flag)
Dibuat untuk pameran poster internasional, poster ini bertujuan untuk mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah-masalah multidimensi dalam bangsa kita dengan menghargai perbedaan, yang ada baik dalam aspek sosial, kebudayaan dan geografis.

> Hermawan Tanzil

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

ida_bagus_tri

Menggunakan tiga lingkaran yang merupakan simbol dari tingkatan kehidupan bhur (alam bawah/kaki), bwah (alam tengah/badan), swah (alam atas/kepala). Ilustrasi menggunakan lambang bunga padma yang merupakan penjuru mata angin di agama Hindu sedangkan yang berikutnya adalah tulisan Bali Simbar yang merupakan huruf Bali yang masih digunakan hingga sekarang dalam penulisan lontar maupun kidung-kidung pemujaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Begitu pula dalam upacara agama dalam setiap penulisan tertentu masih tetap menggunakan huruf ini. Ilustrasi penari Bali memberikan makna bahwa budaya Bali tidak akan pernah pudar selama Bali masih berdiri “Ajeg”. Dalam poster ini menggunakan background/latar belakang umbul-umbul sebagai lambang gunung dan diambil dalam kegiatan upacara di pantai (Melasti).

> Ida Bagus Trinawindu

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

indah_tjahyawulan

Apakah kita benar-benar sadar dan bangga akan akar budaya kita?
Atau hanya dikulit saja?
Atau kesadaran itu muncul karena adanya ancaman dari luar?
Atau sekedar euforia?
Mudah-mudahan tidak berhenti sampai disini saja.

> Indah Tjahyawulan

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

ismiaji cahyono

Saya membayangkan identitas kita sebagai Indonesia, sebagai bangsa harus diawali dari diri sendiri. Bercerminlah. Mulai dari langkah itu. Terima diri kita seperti apa yang ada di cerminan itu. Mungkin dari itu kita menemukan akarnya. Saya menggambarkan penjelasan di atas secara harafiah, dengan cermin yang berakar ke dalam tanah, lalu mempertanyakan: siapa aku…

> Ismiaji Cahyono

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

iwan_gunawan

Salah satu cara mendapatkan identitas adalah dengan cara mengkonsumsi, baik itu berupa benda, kesenian, makanan, pakaian, dll. PacMan digunakan dalam poster ini karena dalam game ia memakan atau mengkonsumsi bulatan-bulatan nilai dan juga saling memakan terhadap monster-monster lain. Pac Man adalah game yang terkenal dan merupakan pelopor video game. Saat ini budaya teknologi mendominasi kehidupan. Issue-issue tentang identitas yang dipicu oleh claim negara lain terhadap budaya tradisional hanya merupakan lapis paling atas dari permasalahan identitas. Permasalahan identitas akan terus berlanjut dan tidak berhenti hanya sampai pada pengkonsumsian benda-benda tradisonal – harus difikirkan lagi suatu strategi kelanjutan dari tahapan ini.

> Iwan Gunawan

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

iwan_ramelan

Identitas suatu komunitas/bangsa merupakan kumpulan nilai-nilai yang tumbuh dan berubah sepanjang masa. Salah satu ranting akar identitas yang penting adalah sikap/perilaku dasar manusia yang diilhami oleh nilai-nilai yang dipercaya dan dianut karena memberi manfaat batin yang mendalam. Tersenyum adalah ungkapan sikap orang Indonesia yang selalu memendam rasa hormat, prasangka baik, memaafkan dan berfikiran positif ke masa depan.

> Iwan Ramelan

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

ketut_adhi_apria_bali

Adalah sebuah ungkapan yang melukiskan Bali sebagai surga dunia. Dengan segala keunikan dari kekayaan identitasnya, menjadikan Bali sebagai tempat yang terindah di dunia ini. Dengan demikian sudah seharusnya kita menjaga dan melindungi segala kekayaan Budaya dan keindahaan alam di Bali. Karena tak akan ada surga dunia yang lain selain Bali. Visualisasi di gambarkan dengan gerbang istana yang ada di atas awan untuk merefleksikan nuansa surga. Gapura dengan motif ukiran Bali sebagai karaketer Budaya Bali. Gapura juga melambangkan pintu gerbang yang membuka jalan menuju surga. Di dalam gapura terdapat sunset sebagai simbol keindahan pantai di Bali. Kekayaan budaya lainnya dilambangkan dengan penari, barong, wayang, dan lainnya yang melengkapi kekayaan identitas Bali.

> Ketut Adhi Apriana

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

ketut_adhi_bukamata

Memasuki era globalisasi masyarakat Indonesia cenderung melupakan akar budaya daerah sendiri. Seperti halnya salah satu akar budaya bahasa yang berupa tulisan atau aksara daerah. Banyak diantara kita yang tak sanggup membaca ataupun menulis menggunakan aksara daerah, padahal kita dilahirkan untuk mewarisi segala kekayaan daerah. Visualisasi digambarkan dengan eye color test yang didalamnya terselip aksara daerah Bali dengan ejaan “Bali”. Cara melihat perhatikan titik warna merah diantara bulatan hijau. Jika anda tak dapat melihat perbedaan warna berarti anda buta warna. Namun, jika anda dapat melihat perbedaan warna merah dan hijau tapi tak dapat membaca, berarti anda Buta Aksara.

> Ketut Adhi Apriana

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

kokoboe

Materi menjadi orientasi, bahkan ditularkan dan diturunkan kepada generasi berikut, melalui gaya hidup, media, tradisi dan ditelan sebagai konsumsi sehari-hari. Akar identitas yang mengakar kepada hati harus dikalahkan oleh argumentasi individual yang tidak lagi mengakar komunal.

> Kokoboe, Money identity, 80cmX120cm, Digital Printing

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

nicholas_wila

“Aku Wis Seneng” (aku sudah puas)
Exploring Root of Identity dimaknai sebagai akar identitas dalam masyarakat kita (Indonesia) dengan menampilkan satu sisi seni urban yang tercermin dalam lukisan bak truk. Dalam lukisan bak truk, kita dapat melihat potret kehidupan keseharian masyarakat bawah yang selalu bersikap apa adanya, nrimo, ndeso, wagu. Sebagai sebuah fenomena, lukisan bak truk telah menjadi sebuah kebudayaan yang menarik unsur lokal dalam masyarakat. Pada akhirnya ia menjadi sebuah identitas lokal 100% made in Indonesia.

> Nicholas Wila Adi P.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

priyanto_sunarto

Keberagaman, tropis, floral, kesenian, musik, tari, patung dan kria, dinamis, hangat, emosional, klenik, Itulah jatidiri nampak kita.

> Priyanto Sunarto

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

peta flatten

1.900.000 mil persegi, 17.508 pulau, 33 provinsi = Keberagaman adalah identitasnya

> Radhinal Indra Sofyan

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

human migration

Human Migration, secara harafiah berarti perpindahan sebuah kelompok atau individu dari satu tempat ke tempat lain, dalam konteks ini migration dianalogikan sebagai sebuah budaya berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dalam batas waktu tertentu dengan manusia sebagai subjek yang melakukan aktivitas tersebut. Budaya berpindah tersebut bagi sebagian besar penduduk Indonesia terutama yang merayakan hari Raya Idul Fitri dapat di sebut sebagai mudik atau pulang kampung, tujuan utamanya adalah bersilaturahmi atau juga sebagai sebuah aktualisasi diri sebagai seorang yang telah mapan dalam materi karena bekerja di kota besar. Poster ini mencoba untuk memberikan simbolisasi akan budaya migration/mudik yang sudah ada sejak lama dan kian berkembang sampai saat ini, berkembang dalam artian baik itu cara melakukannya dan dengan apa melakukannya.

> Rangga Rinjani

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

riama_maslan

Who am I?

> Riama Maslan

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

RITCHIE_NED_HANSEL

Rekonstruksi grafis bunga pada motif Batik Jawa Hokokai.

> Ritchie Ned Hansel

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

sari_wulandari

Berasal dari beragam jenis tanaman, dari akar hingga biji, bumbu bersatu di dalam racikan yang tepat dan memberikan warna, rasa dan aroma yang sedap pada kuliner Indonesia serta memberi manfaat bagi tubuh. Ini membuat warisan seni budaya kuliner peninggalan leluhur bangsa Indonesia dikenal dunia, bahkan sejarah mencatat bahwa kekayaan bumbu Indonesia merupakan daya tarik hadirnya Portugis dan Belanda di Indonesia. Mengambil hikmah dari bumbu yang begitu kecil ukurannya namun memiliki kekuatan yang begitu besar, kita sebagai bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku hendaknya selalu bersemangat untuk bersatu dan bahu-membahu dalam membangun dan mengharumkan negara Indonesia tercinta.

> Sari Wulandari

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

saut_irianto

‘Exploring Root Of Identity’ tak akan lepas dari pencarian ‘gagasan-gagasan baru (kreatif)’ itu sendiri, yang tak akan habisnya digali dari budaya lokal kita. Gagasan lahir dari kepekaan insan-insan pencipta (Indonesia). Gagasan tumbuh menjadi bentuk simbol dari kemajuan budaya, dan pada akhirnya simbol tersebut akan diakui sebagai sebuah identitas.

Keymessage: slogan ‘Exploring Root Of Identity’ & kalimat ajakan ‘Let’s Start With Ideas’
Keyword: Proses Tumbuh Pohon Gagasan.
Keyvisual : Efek optis dari akar+kembang api, Simbol pohon + otak manusia dan Impresi Natural.

> Saut Irianto Manik

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

fki6 - poster identitas kultural - dkv ikj - saut togatorop

Karya poster ini berjudul “identitaskultural”. Judul ini berangkat dari tema yang digunakan pada FKI 6 ini yaitu “Exploring Root of Identity” yang mengandung makna sebuah upaya penjelajahan dan pencarian makna baru pada dunia kesenian di Indonesia sambil berupaya tetap berusaha berpegang pada pertanyaan yang hakiki akan konteks cultural yang ada pada setiap seniman. Sebuah karya seni selalu berawal dari sebuah ide baik itu pribadi atau kelompok. Tetapi sering kita lupa bahwa ide tersebut selalu melekat kepada siapa diri kita dan asal kita, dengan berusaha memperlihatkan bahwa ide tersebut adalah sesuatu yang “orisinil” yang keluar dari diri kita.

> Saut Togatorop

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

siti_nuranisaa

Semua manusia terlahir dengan hati sempurna
Walau rupa tak ada yang sama
Tapi mungkin kita sering lupa
Hanya melihat yang diluar saja
Kekuatan datangnya dari dalam
Meskipun ada diruang yang kelam
Keluarkan saja jangan dipendam
Biar terpancar dari pagi sampai malam

> Siti Nurannisaa PB.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

sumbo_tinarbuko

Untuk mewujudkan 100% Indonesia, maka sudah saatnya kita senantiasa melihat, mengamati, mempelajari, mencintai dan bersahabat dengan budaya lokal Indonesia.

> Sumbo Tinarbuko

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

poster_surianto_80x120cm

“Dari mana asalmu?”
“Indonesia”
“Bukan dari Yunnan? China?”
“Bukan. Indonesia”
“ ? “

> Surianto Rustan

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

tomy_faisal_alim

“Tanah Tumpah Darahku Yang Mulia”
“sayup doa seorang ibu merindu anaknya
menapaki taring ilalang hingga belantara kota
bersama tikaman karbon, sirine dan kilap limusin
yang membungkus anak-anak negeri
di persimpanan jalan, menimang dongeng
tentang negeri nan muram”

> Tomy Faisal Alim

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

toni_masdiono

Pencarian identitas ibarat sebuah pencarian harta terpendam, yang harus terus dilacak, digali, mungkin gagal ditemukan dan harus mencari di tempat lain, sampai akhirnya bisa kita temukan. Identitas bangsa kita memang kompleks terutama karena terjadi juga berbagai inkulturasi selama berabad-abad. Sekarang pun kita masih terus menggalinya.

> Toni Masdiono

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

wagiono_sunarto

Identitas dalam karya seni adalah hasil eksplorasi gagasan, yang diwujudkan dalam ciptaan yang kemudian dipakai sebagai medium refleksi. Proses pemahaman pemirsa juga melalui refleksi merespon karya yang diciptakan. Dialog intelektual dan respon estetik yang terjadi dalam proses mencipta dan proses apresiasi seni adalah inti peristiwa seni yang terbuka pada kebebasan imajinasi dan fantasi semua pihak.

> Wagiono Sunarto

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Sarasehan Desain Poster “Exploring Root of Identity”

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Festival features students’ artworks

•••


About this entry