Majalah VERSUS Edisi #1: Identitas KeIndonesiaan

coverversus1

Indonesia mendapatkan pendatang baru dalam dunia publikasi majalah, terutama majalah yang berkonsentrasi pada kehidupan kreatif. Pendatang baru tersebut adalah majalah Versus yang edisi perdananya terbit pada bulan November ini (beredar di toko buku mulai tanggal 17 November 2008).

Dalam edisi #1 ini, topik utama yang diketengahkan adalah perlu tidaknya identitas keIndonesiaan pada desain grafis, yang dimulai dengan diskusi terbatas mengenai perlu tidaknya penulisan sejarah desain grafis di Indonesia oleh para panelis dari generasi dan latar belakang yang berbeda dalam acara diskusi Hot Ice Tea #1. Pendalaman masalah ini dilanjutkan pada acara diskusi Hot Ice Tea #2 mengenai implikasi pemahaman budaya pada desain grafis Indonesia. Kedua hasil diskusi ini kemudian dirangkum menjadi inti bahasan rubrik Vice Versa.

Pendirian Museum Desain Grafis Indonesia mendapat pembahasan khusus dalam edisi ini, berkaitan dengan tema besar mengenai sejarah. Tidak ketinggalan pembahasan mengenai arsitektur, fesyen dan showcase Sammy Hendramianto, Jerry Aurum dan Fendy Siregar dalam rubrik When Versus Meets. Pencapaian insan kreatif Indonesia diberitakan dalam kolom Bravo. Tidak ketinggalan penghargaan bagi karya-karya terbaik mahasiswa desain komunikasi visual dari dua institusi yaitu ITB dan Universitas Tarumanegara (institusi pendidikan desain yang lain akan diketengahkan pada edisi-edisi berikutnya).

Greetings from Versus Friends
Versus Subscription Form

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Terlampir di bawah ini suasana acara soft launching majalah “Versus” yang berlangsung pada tanggal 14 November 2008 di Universitas Tarumanegara, bertepatan dengan acara Bedah Buku “Layout Dasar & Penerapannya”.

versus1

versus2

versus3

•••


About this entry